RSS Feed

Rabu, 28 November 2012

Kumpulan Tugas Nusa Mandiri

Teman-teman,
bagi yang ingin mengunduh berbagai tugas yang telah diberikan oleh dosen kita, di blog ini saya coba membagikannya untuk kalian. 

Silahkan unduh di sini

Selasa, 09 Oktober 2012

Modul Pemrograman Berbasis Object

bagi teman-teman kelas 11.7I.07 yang mau mendapatkan modul Pemrograman Berbasis Object Pert. 1, 2, 3 bs diunduh di sini

Rabu, 18 Juli 2012

Alumni BSI Manajemen Informatika Angkatan 2009



























untuk mengunduh versi ebook-nya bisa didownload di sini

Selasa, 10 Januari 2012

Soal Latihan E Commerce

Bagi temen-temen yg mau mengunduh soal2 latihan E Commerce, bisa di unduh di sini

makasih

Senin, 14 November 2011

Pembobol Akun Facebook, Email, dan Paypal

Dapunta Online – JOHN DOE (nama samaran) berusia 26 tahun, baru saja pulang dari pelesiran di Bali. Selama sepekan, pria berkepala plontos itu berfoya-foya di Pulau Dewata bersama seorang teman wanitanya. Kini ia dalam perjalanan ke tempat persembunyiannya di Sumatera. Bersiap kembali untuk berjam-jam terpapar radiasi monitor komputernya, mencari duit di dunia maya.

Pria itu bukan pakar peranti lunak komputer. Bukan pula anak konglomerat, yang menghabiskan waktunya berselancar di Internet. Dia bahkan tak sempat menyelesaikan kuliahnya karena putus di tengah jalan. “Saya doyan membobol akun orang lain,” katanya, seperti dikutip dari Tempo, Jumat lalu.

Hampir setiap hari aktivitas John diisi dengan membobol akun-akun–catatan identitas pelanggan suatu layanan di Internet. Ia spesialis pembobol akun seperti e-mail, Facebook, dan PayPal. Ia juga menjual barang fiktif di situs-situs yang menyediakan jasa penjualan, semacam eBay, dan situs lain. Dari aktivitasnya ini, setidaknya penghasilan US$ 1.000 per minggu ia bukukan.

Untuk berwisata ke Bali itu, ia baru saja sukses menjual kapal layar fiktif kepada seorang pembeli di Kanada. Jumlah transaksinya bukan main, US$ 15 ribu masuk ke rekeningnya. Sedangkan pembeli hanya gigit jari karena kapal impian tak pernah sampai ke tujuan pengiriman. “Uangnya habis untuk jajan dan foya-foya,” kata John sambil tertawa.

Sementara John senang, Jajang C. Noer berbeda 180 derajat. Hingga hari ini, ia masih merasa jengkel karena seseorang telah membobol akun Yahoo Messenger miliknya. Perempuan yang banyak bergelut di dunia teater ini mengaku sebenarnya dia antikekerasan. “Untuk yang ini, kalau pelakunya ketemu, akan saya tonjok mukanya,” katanya dengan nada jengkel.

Jajang memang pantas marah. Akibat pembobolan itu, ia merasa namanya dicemarkan. Betapa tidak, pelaku yang menyamar sebagai dirinya meminta uang kepada teman-temannya yang tercantum di daftar kontak YM-nya. Salah satu korban, Butet Kartaredjasa, malah langsung mentransfer Rp 2 juta ke rekening yang diberikan tanpa meminta konfirmasi kepada Jajang terlebih dulu.

Beruntung, uang tersebut sudah dikembalikan si pemilik rekening. “E-mail dan akun Facebook saya juga sudah tidak bisa saya gunakan lagi,” kata Jajang.

Kejadian ini bermula pada subuh 27 Maret lalu. Saat itu Jajang di rumahnya sedang bermain Scrabble online di Facebook. Ia juga menyalakan YM miliknya. Mendadak ia menerima pesan dari Yanti Noer, istri Chrisye (almarhum). Ia menyebutkan, bahasa pesan itu seperti bahasa orang Indonesia sehari-hari. Bukan bahasa terjemahan. “Ia bertanya di mana saya dibesarkan saat masih kecil, saya jawab di Jalan Teluk Betung (Jakarta Pusat),” katanya.

Karena berfokus bermain Scrabble, Jajang tidak menanggapi serius pesan dari Yanti itu. Tapi dari situlah ternyata semua bencana ini berawal. Ternyata akun YM Yanti itu juga sudah dibobol oleh orang lain. Si pembobol menanyakan soal daerah Jajang dibesarkan karena berkaitan dengan pertanyaan kunci di akun Yahoomail miliknya.

“Teluk Betung itu memang jawaban untuk kalimat kunci jika lupa password e-mail saya,” katanya.

Setiap akun e-mail selalu menyertakan pertanyaan kunci untuk berjaga-jaga bila pemilik lupa kata sandi untuk masuk ke e-mail. Pertanyaannya bisa macam-macam. Dari pertanyaan nama hewan kesayangan, nama guru, hingga makanan yang disukai. Setelah berhasil menjawab pertanyaan kunci, administrator layanan e-mail akan mengirim kata sandi baru.

Tapi, menurut John, cara itu cara amatiran, yang biasa digunakan oleh orang yang tak paham seluk-beluk program peranti lunak komputer. Modalnya hanya alamat e-mail sambil mencoba menebak-nebak kata kunci. “Pelakunya ini biasanya anak-anak baru gede atau baru belajar jadi hacker,” kata John.


John menyatakan ada banyak cara untuk membobol e-mail orang lain. Pertama, bermodal alamat e-mail yang biasa terpampang di situs-situs jejaring sosial, seperti Facebook, Twitter, atau blog pribadi. Caranya menebak kata kunci akun. “Kata kunci (masuk) ke akun biasanya tak jauh dari tanggal lahir, nama, atau data pribadi pemilik e-mail,” kata John.

Cara kedua adalah phishing. Ini adalah metode mencuri data pengguna beserta kata kunci dengan membuat halaman situs web palsu. Halaman ini biasanya mirip situs yang kerap dibuka seorang pengguna Internet. Facebook, Twitter, dan eBay sudah berkali-kali dikerjai dengan metode semacam ini. Biasanya phishing muncul saat pengguna salah mengetik alamat halaman situs yang dimaksud, atau peretas menyusup ke server Internet.

Cara ketiga, ini yang paling banyak digunakan peretas, adalah membobol data administrator sebuah situs web. Metodenya bisa banyak. Bisa lewat program khusus semacam Comersus dan SQL Injection. Program ini tersebar di berbagai situs dan bisa diperoleh secara gratis. “Tapi cara ini sudah terlalu umum, sudah banyak yang menggunakan,” kata John.

Di dalam dunia bobol-membobol, kata John, terdapat persaingan, meski untuk satu hal mereka bahu-membahu membentuk sindikat. Ada yang bertugas sebagai pembobol dan negosiator dengan penjual. Negosiator ini mesti mahir berbahasa Inggris. Sebab, pembeli yang biasanya dari luar negeri banyak bertanya tentang produk itu lewat telepon.Ada lagi yang bertugas sebagai pencair, yaitu memiliki rekening di dalam negeri dan luar negeri. “Uang penjualan akan dibagi-bagi sesuai peran masing-masing,” kata John.

Persaingan biasanya dalam hal adu banyak mendapatkan data pribadi orang lain dan membobol situs. Setiap peretas, kata John, punya trik berbeda-beda. Bila mereka berhasil membobol situs tertentu, mereka tak akan memberi tahu yang lain. Sebab, bila cara yang sama digunakan, akan diketahui oleh pengelola situs itu. “Kalau sudah ketahuan, hilanglah rezeki,” katanya.

Karena itu, John punya metode sendiri. John sempat menuntun Tempo membobol e-mail seseorang. Langkah pertama yang ia lakukan adalah mencari situs yang memiliki “pagar” lemah. Cara mengetahui situs dengan proteksi lemah itu, John hanya tinggal memasukkan karakter khusus yang hanya ia ketahui sendiri. “Dengan kunci ini, Google akan ‘membisikkan’ kita situs tersebut mudah dibobol,” katanya.

Saat percobaan itu, Google menyebutkan sebuah situs klub menembak memiliki pagar yang lemah terhadap database-nya. Situs tersebut kemudian diklik. John menambahkan “cgi-bin/classifieds/data/ads.log” di belakang nama situs, lalu menekan Enter, maka keluarlah sederetan kombinasi angka, huruf, dan tanda baca dalam format program pengolah kata Notepad. Dari situ sudah terpampang seluruh alamat dan password si pengguna situs.

“Alamat e-mail dan password user tersembunyi di balik kombinasi teks ini,” John menerangkan.

Data itu, kata John, masih dalam format bahasa program. Kemudian diubah formatnya dengan metode enkripsi. Hasil enkripsi akan diterjemahkan. Inilah password si user. Password itu biasanya sama dengan password yang digunakan untuk e-mail pribadi.

E-mail ini, kata John, biasanya menjadi e-mail utama seseorang untuk membuka akun lain di Facebook, Twitter, atau situs lain. Jika pengguna Facebook ini ikut permainan Zynga Texas HoldEm Poker, John akan mencuri chip Poker-nya. Chip itu kemudian dijual kepada orang lain. Atau ia mencuri data PayPal atau kartu kreditnya. Lalu digunakan untuk berbelanja atau mentransfer uang ke rekening sindikat mereka.

“Kalau sudah paham, akan bikin ketagihan untuk menjebol akun orang lain,” katanya. Apalagi ia diberkati dengan ketekunan berlebih ketimbang orang lain. John mengakui Google banyak membantu. Pelajaran soal meretas beserta program peranti lunaknya juga tersedia di dunia maya. “Tinggal ketikkan kata-kata tertentu, semua akan disajikan Google,” kata John.

Dosen teknologi Internet dari Universitas Indonesia, Irwansyah, menyebutkan, para peretas memang jeli memanfaatkan Google untuk membantu membobol situs dan akun orang lain. Saat ini para peretas bahkan sudah berani terang-terangan menampakkan dirinya dengan membentuk komunitas di dunia maya.

“Mereka adalah penjahat intelektual kerah hitam, yang berani melakukan aksinya secara terang-terangan,” kata Irwansyah.

Di sisi lain, Irwansyah menyalahkan pemilik akun dan pengelola situs. Pemilik akun, katanya, biasa menggunakan kata kunci yang sama untuk semua akun pribadi di berbagai situs. Dan menggunakan kombinasi yang sangat mudah ditebak orang lain. “Pengguna Internet biasanya malas mengingat banyak kata kunci,” katanya.
Pemilik situs juga bersalah, kata Irwansyah, karena tidak memiliki pagar yang baik untuk menjaga database pengguna situsnya. Untuk membuat pagar yang baik memang dibutuhkan biaya. Tapi alasan ini tidak bisa dipakai untuk mengurangi pengamanan situs mereka. “Metode yang dilakukan hacker selalu diperbarui dan semakin canggih,” katanya.

Selain itu, pemerintah tampaknya tidak bisa berbuat banyak. Kepala Pusat Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika Gatot S. Dewa Broto menyebutkan, untuk menegakkan Undang-Undang Informasi dan Transaksi Internet saja mereka mendapat perlawanan dari komunitas dunia maya. Padahal mereka sudah memiliki lembaga ID-SIRTII, yang mampu melacak kejahatan-kejahatan semacam ini. “Kami tidak bisa menindak, hanya polisi yang bisa melakukannya,” katanya.

Sementara itu, Kepala Divisi Humas Markas Besar Kepolisian RI Inspektur Jenderal Edward Aritonang mengatakan pihaknya serius menangani kasus-kasus semacam ini. Kepolisian juga berusaha mencari dan menangkap para pembobol lewat unit Cyber Crime. “Kami tidak pernah main-main untuk kasus-kasus di Internet ini,” katanya lewat sambungan telepon Kamis lalu.

Karena ketatnya pengawasan ini, John sering main kucing-kucingan dengan polisi. Salah satunya dengan sering menghapus jejak saat beraktivitas di dunia maya. Semua rekening pribadinya menggunakan alamat palsu. Ia juga sering mengganti nomor teleponnya. Ia mengaku trauma karena pernah ditangkap, lalu diperas oleh seorang oknum polisi. [*] DPT

SUMBER: TEMPO

Kamis, 27 Oktober 2011

Pert. 3 EPTI

Ini Link Pertemuan 3 Etika Profesi Teknologi Informasi

http://www.4shared.com/document/NvAYJY3B/Pertemuan320Rev1.html

Kamis, 07 April 2011

Tugas Keamanan Jaringan Komputer

Pada semua teman2 BSI Kelas 12.5B.01

untuk tugas keamanan jaringan komputer bisa di unduh di link dibawah ini ya
http://www.4shared.com/get/0HTAsVDS/CHFI_Slides.html

didalamnya sudah ada nama2 anggota dan kelompok beserta slide2nya
tolong dikerjakan dengan sebaik2nya, dan tolong kerjasamanya ya agar bisa menerima keputusan ini dengan ikhlas

mksh

Senin, 20 Desember 2010

Materi Subnetting (Jaringan Komputer)

Selamat pagi, siang, or sore temen2. Bagi kalian yang mau download materi subnetting yang tempo hari pernah dijelasin oleh Pak Arip, nih ane coba share ke temen2 semua, mudah2an bermanfaat. Coba klik link dibawah ini aja :)

---->Materi Subnetting

Rabu, 24 November 2010

Format Makalah APSI

bagi temen2 yg mau download format makalah untuk APSI, di bawah sini ya? :))
semoga sukses untuk semuanya :))
oia, biar lebih mudah, coba temen2 cari di perpustakaan, contoh TA mhs seblumnya, formatnya gak jauh beda kok ama tugas kita sekarang.
http://www.4shared.com/file/BXv_0hX2/FORMAT_MAKALAH.html

Selasa, 02 Februari 2010

Penyakit Aktivis Da'wah : Uzlah atau Tafarrud

Makna:
Menurut Bahasa : Menjauh ke sebelah
Menurut Istilah : Mengutamakan hidup sendirian daripada hidup berjamaah (bersama orang banyak)

Dengan begitu, sang aktifis merasa cukup menegakkan Islam hanya untuk dirinya sendiri dan tidak menghiraukan keadaan sekitar, meskipun mereka tersia-sia atau binasa. Atau dia menegakkan Islam dalam dirinya sendiri dan juga orang lain, namun usahanya itu tidak ia lakukan bersama-sama dengan jamaah (pejuang) yang lain melainkan ia lakukan sendiri.

Sebab-Sebab ’Uzlah atau Tafarrud:

1. Berhenti pada sebagian nash syar’iyyah yang menganjurkan uzlah dengan melupakan posisinya terhadap nash-nash lain yang memerintahkan hidup berjamaah.
2. Berhenti pada lahiriah ’uzlah sebagian ulama salaf dengan melupakan kondisi dan situasi yang melatarbelakanginya.
3. Mengira bahwa kehidupan berjam’ah menghilangkan eksistensi orang yang menisbatkan diri dalam jama’ah dan mengabaikan hak-hak pribadinya, dengan melupakan manhaj Islam dalam memadukan antara pribadi dan jama’ah.
4. Lupa terhadap tabiat tugas-tugasnya dalam bergaul dengan jama’ah dan hidup di tengah orang banyak.
5. Beralasan bahwa bergaul dengan manusia dapat mengganggu konsentrasi beribadah, dengan melupakan pengertian ibadah yang sebenarnya.
6. Beralasan karena kejelekan dan kerusakan telah merajalela, dengan melupakan tugas seorang muslim ketika sedang terjadi kerusakan dan keburukan.
7. Karena menyaksikan ujian dan cobaan yang dialami orang-orang yang melakukan kegiatan untuk din Allah, dengan melupakan posisi para aktifis itu terhadap ujian dan cobaan tersebut.
8. Bersahabat dengan sebagian kaum muslimin yang suka menyendiri.
9. Banyaknya organisasi keislaman.
10. Lupa terhadap akibat yang ditimbulkan oleh uzlah baik bagi aktifis maupun bagi amal Islami.

Akibat / Bahaya ’Uzlah atau Tafarrud:

Akibat ’Uzlah bagi Aktifis:

1. Tidak mengetahui keadaan dirinya yang sebenarnya.
2. Menghalangi mereka untuk mendapatkan seorang penolong yang dapat mengendalikan tangannya dan membantunya untuk memperbaiki aibnya dan kekurangan-kekurangannya.
3. Menyia-nyiakan sebagian kemampuan dan potensi mereka yang menyebabkan mereka menjadi sasaran penyesatan dan bisikan syetan, lebih-lebih yang berkenaan dengan kepribadiannya.
4. Kurang pengalaman dan pelatihan dalam menghadapi kesukaran dan rintangan-rintangan di tengah perjalanan.
5. Menimbulkan rasa putus asa (pesimis) yang dapat mengakibatkan penyakit futrur.
6. Sempitnya lapangan untuk memperoleh pahala dan ganjaran dari Allah.
7. Kehilangan kemampuan untuk menegakkan din Allah pada dirinya pada hari ini dan hari-hari berikutnya.
8. Mencampakkan diri ke dalam dosa dan kebencian Ilahi, karena memisahkan diri dari masyarakat dan meninggalkan jama’ah.

Akibat ’Uzlah bagi Amal Islami:

1. Dilecehkan, dianggap enteng, dikesampingkan, tercecer, dan tersendat-sendat hingga hanya dapat dipetik hasilnya setelah mencurahkan tenaga yang banyak sekali dan memakan waktu yang lama.
2. Terhalang dari pertolongan dan bantuan Ilahi.

Jalan Untuk Menyelamatkan Diri Dari ’Uzlah:

1. Memiliki pemahaman yang sempurna mengenai hubungan antara nash-nash syar’iyyah yang menyuruh ’uzlah dan nash-nash yang menyuruh bergaul dengan manusia dan melazimi jama’ah.
2. Memiliki pemahaman yang sempurna tentang kondisi dan situasi yang melatarbelakangi sebagian ulama salaf melakukan ’uzlah atau tafarrud.
3. Mengerti secara mendalam akan manhaj Islam dalam mengkompromikan antara kehidupan fardiyyah (individual) atau jamaah (kolektif).
4. Memahami pengertian ibadah secara tepat.
5. Menundukkan nafsu dan mengendalikannya dengan ketat.
6. Memahami tugas dan kewajiban muslim ketika keburukan dan kerusakan merajalela.
7. Memohon perlindungan dan pertolongan dengan sungguh-sungguh kepada Allah swt.
8. Tidak bersahabat dengan orang yang menempuh hidup ’uzlah, tidak menghiraukan masyarakat atau tidak mau bergotong royong dengan masyarakat.
9. Memiliki pengetahuan yang sempurna tentang hakikat kelompok-kelompok dan organisasi-organisasi yang bergerak dalam menegakkan dan mengembangkan din Allah.
10. Mengikuti manhaj yang ditempuh Rasulullah saw membangun benteng dan daulat Islam pada masa awal kehadirannya.
11. Mengerti bahwa musuh-musuh Allah saling tolong menolong untuk memukul Islam.
12. Merenungkan kehidupan makhluk yang ada di sekitar kita.
13. Memperhatikan dampak negatif ’uzlah atau tafarrud sebagaimana yang telah disebutkan dimuka.

Sabtu, 24 Oktober 2009

Al Qur'an ditinjau dari Ilmu Pengetahuan

Al Qur’an adalah kitab suci penyempurna kitab-kitab sebelumnya. Jika Nabi Isa as mukjizatnya adalah lahir tanpa ayah, Nabi Musa as mukjizatnya adalah mengalahkan ahli sihir Fir’aun dengan tongkatnya,maka Al Qur’an adalah mukjizat terbesar yang diterima oleh Nabi Muhammad saw dari Allah swt. Selain itu, Al Qur’an juga memiliki 4 aspek yaitu:

1. Al Bayan (Penjelasan)

Tak ada penjelasan di dunia ini yang pemaparannya begitu terperinci kecuali selalu dipertanyakan oleh orang-orang yang kurang jelas. Tapi penjelasan Al Qur’an sangat sempurna dan detail. Tak ada satu masalahpun dalam kehidupan ini yang tak dijelaskan dalam Al Qur’an, sebab Al Qur’an adalah penyempurna kitab-kitab sebelumnya.

2. Syari’ah

Peraturan dalamAl Qur’an itu berlaku sepanjang zaman. Tidak ada yang ketinggalan zaman dalam Al Qur’an.

3. Da’wah

Al Qur’an merupakan kitab da’wah. Banyak orang-orang yang masuk Islam dengan sentuhan Al Qur’an contohnya Umar bin Khattab.

4. Tarbiyah

Al Qur’an berhasil mencetak generasi umat terbaik sepanjang zaman antara lain Utsman bin Affan dan para sahabat lainnya.

Kita patut bangga karena kita terpilih menjadi generasi Al Qur’an. Dan sepatutnyalah tingkah laku dan perbuatan kita sesuai dengan Al Qur’an.

Terkait dengan ilmu pengetahuan, di dalam Al Qur’an pun juga mencakup segala macam tentang ilmu pengetahuan. Di bawah ini ada beberapa penggalan ayat Al Qur’an yang terkait masalah ilmu pengetahuan:

1. QS. Ar-Ra’d: 3

“Dan Dia-lah Tuhan yang membentangkan bumi dan menjadikan gunung-gunung dan sungai-sungai padanya. Dan menjadikan padanya semua buah-buahan berpasang-pasangan, Allah menutupkan malam kepada siang. Sesungguhnya pada yang demikian itu terdapat tanda-tanda (kebesaran Allah) bagi kaum yang memikirkan.”

Hubungan gunung-gunung dan sungai-sungai dalam Al Qur’an. Gunung bukan hanya hiasan Allah, tapi dia dapat membendung angin yang akan menjadi awan, yang di dalamnya terdapat gumpalan-gumpalan air yang akan turun dan membentuk aliran-aliran sungai. Dari aliran-aliran sungai itu, dapat menyuburkan tanaman dan buah-buahan. Dan Allah tutup siang itu dengan malam. Tahukah kalian sahabat? Buah-buahan itu sama dengan manusia. Dengan adanya malam, maka buah-buahan itu bisa tumbuh dan berkembang karena dia juga membutuhkan istirahat seperti manusia.

2. QS. An Nahl: 68-69

“Dan Tuhanmu mewahyukan kepada lebah,’Buatlah sarang-sarang di bukit-bukit, di pohon-pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia. Kemudian makanlah dari tiap-tiap (macam) buah-buahan dan tempuhlah jalan Tuhan-Mu yang telah dimudahkan (bagimu). Dari perut lebah itu keluar minuman (madu) yang bermacam-macam warnanya, di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda (kebesaran Allah) bagi orang-orang yang memikirkan.”

Ayat diatas menjelaskan bahwa Allah memerintahkan kepada lebah untuk membuat sarang-sarangnya di bukit, pohon kayu, dan di tempat-tempat yang dibikin manusia (madu buatan manusia). Memang, kualitas madu itu terbagi menjadi tiga. Yang pertama adalah madu yang dihasilkan dari gunung-gunung, kemudian madu yang dihasilkan dari pohon-pohon, dan yang ketiga adalah madu buatan manusia. Dari madu pun terdapat banyak manfaatnya kalau kita pergunakan yaitu obat yang menyembuhkan bagi manusia.

3. QS. ArRahman: 19-20

“Dia membiarkan dua lautan mengalir yang keduanya kemudian bertemu. Antara keduanya ada batas yang tidak di lampaui oleh masing-masing.”

Maksud ayat diatas adalah air sungai tidak akan menjadi asin dan air laut tidak akan menjadi tawar karena diantaranya ada barzah (pemisah). Itulah kekuasaan Allah swt.

4. QS. An Nur: 43

“Tidaklah kamu melihat bahwa Allah mengarak awan, kemudian mengumpulkan antara (bagian-bagian)nya, kemudian menjadikannya bertindih-tindih, maka kelihatanlah olehmu hujan keluar dari celah-celahnya dan Allah (juga) menurunkan (butiran-butiran) es dari langit, (yaitu) dari (gumpalan-gumpalan awan seperti) gunung-gunung, maka ditimpakan-Nya (butiran-butiran) es itu kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan dipalingkan-Nya dari siapa yang dikehendaki-Nya. Kilauan kilat awan itu hampir-hampir menghilangkan penglihatan.”

Kalau kita perhatikan dari atas bumi menghadap keatas melihat awan, kita akan melihat awan itu hanya satu lapis. Tapi kalau dari pesawat, kita akan melihat awan itu bertumpuk-tumpuk.

5. QS. Al An’am: 165

“Dan Dia lah yang menjadikan kamu penguasa-penguasa di bumi dan Dia meninggikan sebahagian kamu atas sebahagian (yang lain) beberapa derajat, untuk mengujimu tentang apa yang diberikan-Nya kepadamu. Sesungguhnya Tuhanmu amat cepat siksaan-Nya dan sesungguhnya Dia Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

Orang yang diberi hidayah Allah maka dadanya dibuat lapang. Tapi orang yang diberi kesempitan oleh Allah maka dadanya dibuat sesak.

Oke, sekian dulu pembahasan kita kali ini. Sampai bertemu di lain kesempatan. Semoga bermanfaat… :-)

Salam Pelangi…:-)

Minggu, 18 Oktober 2009

Pentingnya Niat dalam Kehidupan Sehari Hari

عَنْ أَمِيْرِ الْمُؤْمِنِيْنَ أَبِيْ حَفْصٍ عُمَرَ بْنِ الْخَطَّابِ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ قَالَ : سَمِعْتُ رَسُوْلَ اللهِ صلى الله عليه وسلم يَقُوْلُ : إِنَّمَا اْلأَعْمَالُ بِالنِّيَّاتِ وَإِنَّمَا لِكُلِّ امْرِئٍ مَا نَوَى . فَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ فَهِجْرَتُهُ إِلَى اللهِ وَرَسُوْلِهِ، وَمَنْ كَانَتْ هِجْرَتُهُ لِدُنْيَا يُصِيْبُهَا أَوْ امْرَأَةٍ يَنْكِحُهَا فَهِجْرَتُهُ إِلَى مَا هَاجَرَ إِلَيْهِ

Dari Amirul Mukminin Abu Hafsh, Umar bin Al-Khathab radhiyallahu ‘anhu, ia berkata : “Aku mendengar Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda: “Segala amal itu tergantung niatnya, dan setiap orang hanya mendapatkan sesuai niatnya. Maka barang siapa yang hijrahnya kepada Allah dan Rasul-Nya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan Rasul-Nya. Barang siapa yang hijrahnya itu Karena kesenangan dunia atau karena seorang wanita yang akan dikawininya, maka hijrahnya itu kepada apa yang ditujunya”.

Niat dalam kehidupan sehari-hari sangatlah penting. Terlebih jika kita ingin melakukan segala hal. Niat itu selalu ditempatkan di awal kegiatan yang ingin kita lakukan. Posisi niat dalam kehidupan kita adalah sepertiga dari amal dan keimanan kita. Iman itu terbagi tiga:

1. Di yakini oleh hati
2. Di benarkan oleh lisan
3. Di aplikasikan oleh perbuatan

Maka dari itu, betapa pentingnya niat dalam kehidupan sehari-hari kita, sebab niat adalah simpul dari Islam. Ketika niat kita baik saat ingin melakukan sesuatu, maka hasil yang dicapai pun akan baik pula. Akan tetapi sebaliknya, jika niat yang kita punya adalah niat buruk, maka output yang akan dihasilkan pun akan buruk pula.

Niat harus dijaga dari awal aktivitas, prosesnya, dan di akhirnya. Niat bisa juga berubah ditengah jalan. Misal, ada seseorang sebut saja A, yang berniat membantu sahabatnya secara diam-diam tanpa diketahui oleh siapapun. Hal itu sudah berlangsung selama bertahun-tahun dan ia masih merahasiakan hal itu (niat membantu secara diam-diam) dari siapapun. Nah, suatu hari, sahabat yang pernah ia bantu itu, menyakiti hatinya. Tanpa pikir panjang, si A kembali mengungkit-ungkit hal yang sudah dirahasiakan selama bertahun-tahun. “Kalau dulu gak ada saya, kamu gak akan bisa seperti sekarang ini.” Nah, kata-kata seperti itu bisa jadi telah menggugurkan semua niat dan amalan yang telah ia buat dari awal.

Atau contoh lainnya, ketika kita ingin pergi bersilaturahim kerumah saudara kita karena memang tujuannya mengharapkan ridho Allah dan kebaikan dari silaturrahim itu. Namun tiba-tiba adik kita berkata, “Kak, kan kalau kerumah saudara A, makanannya banyak dan biasanya akan dapat uang loh!”. Nah, dari niat awalnya bersilaturahim karena mengharap ridho Allah, bisa saja niat itu berubah ditengah jalan, “Karena makanannya banyak dan akan mendapat uang”. Nah loh !! :-)

Ada tiga kemungkinan terkait niat:

1. Niat tapi karena takut
“Kalau tidak seperti ini maka akan seperti ini”. Contohnya, ada seorang anak yang disuruh oleh orang tuanya untuk shalat. Dengan dalih, kalau tidak shalat maka akan masuk neraka. Nah, si anak itu mungkin akan niat shalat TAPI karena ia takut masuk neraka. Bisa dipahami..?? Ibadah seperti ini layaknya ibadah seorang budak.

2. Niat tapi memperhitungkan pahala
“Jika saya membantu maka saya akan mendapatkan pahala”. Contohnya, seorang anak disuruh oleh orang tuanya pergi ke warung untuk membelikan sesuatu, dengan imbalan orang tuanya akan memberikan hadiah atau apalah untuk si anak jika ia mau menuruti perintah orang tuanya. Anak itu pasti akan berniat membantu orang tuanya TAPI karena ia akan diberi imbalan oleh orang tuanya. Dapat dimengerti..?? Ibadah seperti ini umpamanya ibadah seorang pedagang.

3. Orang yang melakukan amalan karena menyadari kewajibannya dan bersyukur
Saya yakin kalau yang ketiga ini, sahabat sudah pada mengerti apa maksudnya. Bahwa ketika ingin melakukan sesuatu itu ya harus diniatkan karena Allah. Karena memang sudah kewajiban kita, dan sudah sepatutnya kita mensyukuri hal itu.

Point-point tentang Niat

1) Makna niat
Adalah segala sesuatu yang ditujukan hanya kepada Allah. Yaitu yang di yakini dengan hati, dibenarkan oleh ucapan, dan direalisasikan dengan tindakannya. Langsung ke contoh aja ya..?? :-) Begini, sahabat tentu masih ingat dengan kisah pitung kan?? Nah, dalam kisahnya, abang kita si pitung itu kan merampas harta para orang kaya untuk suatu hal yang baik ya. Yaitu untuk membantu rakyat yang tidak mampu dan merentas kemiskinan. Mungkin niat yang di yakini dengan hati dan dibenarkan dengan ucapannya sudah betul, namun cara yang ia lakukan itu salah. Karena apa yang di ucapkan itu tidak sinkron dengan perbuatannya. Sehingga apa yang ia lakukan itu tidak ada nilai ibadahnya dimata Allah. Semua yang dilakukannya adalah hampa semata. Sebab amal itu 3 serangkai (Hati, ucapan, dan perbuatannya harus benar). Jika salah satu tidak dilakukan atau keliru, maka amalnya gugur. Jadi 3 hal yang disebutkan diatas sudah satu paket yang dinamakan niat. :-)

2) Tujuan niat
· Niat akan membedakan amal yang satu dengan amal lainnya. (kayak primary key dalam pelajaran basis data :-)) Misal, seseorang yang akan mengerjakan puasa sunah senin kamis, maka hal itu harus jelas. Puasa apa yang akan ia jalani. Apakah puasa qada’ atau hanya sebatas puasa sunah biasa? Perlu diingat, bahwa tidak ada dua niat dalam satu pekerjaan. Misal lagi nih ya? :-) Di bulan syawal orang mau melakukan puasa qada’ tapi niatnya dua, puasa qada’ dan puasa syawal. Itu tidak bisa. Logikanya begini, kalau kita mau ke blok m, pasti banyak cara menuju roma, eh menuju blok m. Tapi tetap satu jalan kan yang kita tempuh untuk bisa sampai ke blok m?? Pasti ngerti apa yang saya maksud. :-)

· Niat membedakan maksud dari amal.
Maksudnya lebih spesifik dari penjelasan diatas. Mudahnya, kalau kita mau shalat pasti diawali dengan niat kan? Nah pelafadzan niat dalam shalat itu yang dimaksudkan “membedakan maksud” disini. Sebenarnya tanpa dilafadzkan pun Allah sudah tahu bahwa kita akan shalat. Bahkan ketika kita tengah berwudhu pun, tanpa kita sadari niat untuk shalat itu sudah ada. Dan pelafadzan niat itu hanya sebagai bentuk ‘penegasan’ dari niat yang sudah kita yakini dalam hati. :-)

3) Syarat diterimanya amal
. Dorongan murni karena Allah
· Mengikuti syariah

4) Yang merusak amal
· Riya
Riya terbagi dua: Riya murni dan Riya campuran (hehehe…ini hanya bahasa saya aja). Contoh riya murni adalah jika seorang anak yang shalatnya sangat khusyuk dikarenakan ada gurunya disampingnya. Jika contoh riya campuran adalah ya tadi ketika kita ingin pergi bersilaturahim kerumah saudara kita karena memang tujuannya mengharapkan ridho Allah dan kebaikan dari silaturrahim itu. Namun tiba-tiba adik kita berkata, “Kak, kan kalau kerumah saudara A, makanannya banyak dan biasanya akan dapat uang loh!”. Nah, dari niat awalnya bersilaturahim karena mengharap ridho Allah, bisa saja niat itu berubah ditengah jalan, “Karena makanannya banyak dan akan mendapat uang”. Tuing…tuing…tuing… :-)

Oia, saya juga ingin menambahkan. Yang dinamakan riya bukan saja ingin di puji oleh orang lain disaat melakukan sebuah kebaikan dan bukan karena Allah, melainkan tidak melakukan sesuatu KARENA manusia pun itu juga dinamakan riya. Mudahnya begini, jika ada seseorang yang ingin melakukan suatu amal, misal bersedekah. Karena dia khawatir sedekahnya itu akan dikatakan riya oleh orang lain, maka ia mengurungkan niatnya untuk beramal. Nah, hal yang seperti itu juga dinamakan riya. Paham kan..?? :-)

· Bid’ah
Tidak ada dalilnya dan Rasulullah tidak mencontohkan. Tentunya hal ini yang terkait ibadah ya? Bukan hal yang berkaitan dengan hal muamalah. Jangan dianggap jika di masa Rasulullah tidak ada mobil, maka pada saat ini mobil itu adalah bid’ah. Bukan seperti itu makusdnya. Tentu sahabat juga sudah mengerti ya? Saya anggap sudah. :-)

Ya, mungkin sekian dulu pembahasan kita tentang niat kali ini. Insya Allah dikesempatan yang lain akan kita bahasa materi yang lain pula. Ok, syukron atas waktunya. Semoga bermanfaat. Amin…..

Salam Pelangi :-)